google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

45 Inspirator Dapat Penghargaan, Didorong Jadi Penggerak Menuju Indonesia Emas 2045

BERITA1BOGOR.COM – Sebanyak 45 pemuda dan figur inspiratif di Kota Bogor mendapat apresiasi melalui Awarding 45 Inspirator Generasi Emas Merah Putih 2026.

Tak sekadar penghargaan, ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Festival Merah Putih (FMP) 2026 ini diarahkan untuk membangun konektivitas dan kolaborasi antarpenggerak perubahan menuju Indonesia Emas 2045.

Mengusung tema “Local Heroes Menuju Indonesia Emas 2045”, penghargaan tersebut berlangsung di Auditorium Bima Arya, Gedung Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Diarpus) Kota Bogor, Senin (31/8/2026).

Penghargaan secara simbolis diserahkan Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, didampingi Ketua FMP 2026 Syahril M. Said dan Koordinator Generasi Emas Merah Putih Toto Sugiarto.

Para penerima penghargaan berasal dari berbagai latar belakang dan dinilai memiliki kontribusi nyata di lingkungan masing-masing, mulai dari pendidikan, literasi, kewirausahaan, sosial, keagamaan, seni hingga lingkungan hidup.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menilai keberadaan para local heroes menjadi bagian penting dalam pembangunan Kota Bogor, khususnya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia.

Menurut Dedie, pembangunan kota tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan fisik dan infrastruktur. Peran masyarakat, terutama generasi muda yang aktif berkarya dan memberikan dampak positif, menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan Kota Bogor.

“Untuk merawat dan membangun Kota Bogor ini perlu kebersamaan. Perlu langkah yang membuat kita semua bisa mengisi pembangunan bukan hanya dari sisi infrastruktur, tetapi pembangunan manusia. Misalnya dari literasi, seni budaya, keagamaan hingga sosial,” ujar Dedie.

Ia menyebut para penerima penghargaan merupakan individu yang layak mendapatkan apresiasi karena telah memberikan kontribusi di lingkungan masing-masing sekaligus memberikan dampak bagi Kota Bogor.

“Unsur pembangunan termasuk masa depan itu bukan hanya urusan fisik, tetapi manusia. Dan alhamdulillah hari ini melalui FMP, yang diberikan penghargaan adalah individu-individu yang memang layak diberikan apresiasi,” katanya.

Koordinator Generasi Emas Merah Putih, Toto Sugiarto, mengatakan penyelenggaraan Awarding 45 Inspirator telah memasuki tahun ketiga. Tahun ini, sebanyak 45 sosok dipilih sebagai representasi semangat perjuangan 1945 sekaligus simbol bahwa kontribusi dari Kota Bogor dapat memberikan dampak lebih luas bagi Indonesia.

“Momentum ini difokuskan dengan jargon ‘Dari Bogor untuk Indonesia’, yaitu melahirkan tokoh-tokoh inspiratif lokal yang dampaknya bisa dirasakan secara nasional,” jelas Toto.

Menurutnya, para inspirator tahun ini memiliki rekam kontribusi yang beragam. Di bidang kewirausahaan dan sosial, misalnya, terdapat Kang Haidar yang dinilai mampu memberikan dampak sosial melalui unit usaha yang menyerap tenaga kerja sekaligus aktif dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

Ada pula Moses Hasiholan Siregar yang pernah mewakili Indonesia dalam Forum G20 Youth Summit di Amerika Serikat serta Ripka yang mewakili Kota Bogor untuk melanjutkan pendidikan ke Tiongkok.

Sementara di bidang pendidikan dan literasi, terdapat Kang Bakti, pendiri komunitas Bogor Book Party. Komunitas yang berdiri sejak 2023 tersebut secara konsisten menggelar kegiatan membaca dan ulasan buku setiap pekan serta telah merangkul sedikitnya 120 anggota aktif.

Toto menegaskan bahwa penghargaan tersebut tidak ditujukan semata-mata untuk memberikan pengakuan kepada individu, tetapi juga menjadi pintu masuk untuk mempertemukan berbagai potensi yang selama ini bergerak di bidang masing-masing.

“Setiap tahunnya para inspirator ini berganti. Kami ingin terus menjaring sosok-sosok baru. Namun, apresiasi tertinggi yang ingin kami capai adalah membangun konektivitas di antara mereka,” ujarnya.

Ia berharap para penerima penghargaan dapat terhubung dengan berbagai elemen lain, mulai dari pelaku usaha, pelajar berprestasi, tokoh agama hingga organisasi seperti Kadin dan HIPMI.

Dengan konektivitas tersebut, para local heroes diharapkan tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan dapat membangun sinergi dan kolaborasi yang menghasilkan dampak lebih besar bagi masyarakat.

Sebagai bagian dari dokumentasi, rekam jejak, profil dan karya ke-45 inspirator juga dibukukan setiap tahun. Langkah tersebut menjadi upaya untuk menjaga jejak kontribusi para tokoh lokal sekaligus menghadirkannya sebagai warisan literasi bagi generasi mendatang.

Para penerima penghargaan juga mendapatkan plakat dan kenang-kenangan dengan dukungan dari Kementerian Pertahanan.

Ketua FMP 2026 Syahril M. Said mengatakan generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah Indonesia menuju 2045.

“Mereka adalah pengganti kita di Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Karena itu, ia mendorong para penerima penghargaan untuk tidak menjadikan apresiasi tersebut sebagai titik akhir, tetapi sebagai motivasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi.

“Pesan buat mereka adalah terus berkarya untuk Bogor dan Indonesia yang lebih baik. Tetap berkarya dan berusaha untuk menjadikan diri pribadi serta Kota Bogor menjadi yang terbaik untuk Indonesia,” katanya.

Melalui Awarding 45 Inspirator Generasi Emas Merah Putih 2026, Festival Merah Putih tidak hanya memberikan ruang apresiasi, tetapi juga berupaya membangun ekosistem kolaborasi antargenerasi dan lintas sektor.

“Semangat tersebut diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Bogor sebagai salah satu daerah yang mampu melahirkan local heroes dengan kontribusi nyata, sekaligus menjadi bagian dari gerakan bersama menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *