google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Cegah Lahan Kritis, FKPCH Bersama AQUA Tanam Pohon di Hulu Cisadane

BERITA1BOGOR – Forum Koordinasi Pengelolaan Cisadane Hulu (FKPCH) bersama Danone-AQUA melaksanakan penanaman pohon di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Cisadane Hulu, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air dan mencegah terjadinya lahan kritis di daerah tangkapan air Gunung Pangrango.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak seperti pemerintah daerah, masyarakat, akademisi, dan sektor swasta, sebagai wujud kolaborasi dalam pengelolaan DAS secara terpadu.

Karyanto Wibowo, Senior Public Affairs & Sustainability Director Danone Indonesia, menjelaskan bahwa wilayah Cisadane Hulu adalah area tangkapan air penting bagi AQUA.

Ia menegaskan bahwa AQUA berkomitmen mengembalikan lebih banyak air daripada yang digunakan melalui konservasi seperti penanaman pohon, pembangunan rorak, dan sumur resapan.

“Upaya ini penting agar keberlanjutan sumber air tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Karyanto.

AQUA juga menjalankan program Water Access, Sanitation, and Hygiene (WASH), yang telah memberi manfaat bagi lebih dari 500.000 orang di Indonesia melalui penyediaan air bersih dan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat.

Menurut anggota FKPCH Rameni, kegiatan ini merupakan implementasi dari Perda Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2022 tentang Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Ia juga mengajak seluruh perusahaan di Bogor untuk turut menjaga kawasan hulu, karena kondisi hulu menentukan kualitas wilayah tengah dan hilir sungai.

Perwakilan LSM Rekonvasi Bhumi, N.P. Rahadian, menekankan pentingnya keseimbangan antara konservasi dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui program Pangrango, Halimun, Salak (PAHALA) kolaborasi antara Pemkab Bogor, SNV, dan Rekonvasi Bhumi telah dilakukan rehabilitasi lebih dari 100 hektare lahan melibatkan 600 petani (termasuk 55 petani unggulan), penanaman 9.000 bibit tanaman produktif, pendirian 6 demoplot dan 10 unit usaha masyarakat dan penciptaan  lebih dari 60 lapangan kerja baru

Selain itu, diterapkan skema Pembayaran Jasa Lingkungan (PJL) sebagai insentif bagi masyarakat penjaga ekosistem hulu. AQUA menjadi perusahaan swasta pertama yang menjalankan PJL di Kabupaten Bogor.

Melalui berbagai kolaborasi ini, FKPCH dan AQUA berharap Cisadane Hulu menjadi model pengelolaan DAS berkelanjutan di Indonesia — di mana pelestarian lingkungan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(Erk**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *