google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Pemkot Bogor Salurkan Bantuan Sembako bagi Lansia di Mulyaharja

BERITA1BOGOR.com – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) menyalurkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada warga lanjut usia di Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, pada Jumat (23/1/2026).

Sebanyak 25 paket sembako diserahkan kepada warga berusia di atas 60 tahun yang mewakili seluruh RW di wilayah tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program bantuan natura Pemkot Bogor yang difokuskan bagi kelompok masyarakat rentan, khususnya lansia.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan bahwa bantuan tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap kondisi psikologis para lansia.

“Program ini merupakan bantuan natura dari Pemkot melalui Dinas Dalduk KB yang memang ditujukan khusus bagi lansia. Jumlahnya memang terbatas, hanya 25 paket, namun penerimanya mencakup seluruh RW dengan usia rata-rata di atas 60 tahun. Lansia membutuhkan perhatian emosional, bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga keluarga serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Jenal.

Ia juga menegaskan perlunya menghapus anggapan bahwa lansia merupakan beban. Menurutnya, para lansia perlu diberi dukungan, pendekatan, dan motivasi agar tetap merasa memiliki peran dalam keluarga maupun lingkungan sekitar.

Selain penyaluran sembako, Jenal mengungkapkan bahwa Pemkot Bogor turut menampung berbagai aspirasi dari warga lansia, mulai dari pengajuan pengaktifan BPJS Kesehatan bagi penderita katarak hingga persoalan kebersihan lingkungan.

Terkait persoalan sampah, Pemkot Bogor meminta jajaran kelurahan untuk melakukan pemetaan kebutuhan sarana tempat sampah di masing-masing RW. “Masalah sampah adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, namun jika fasilitas masih kurang, tentu akan kami bantu,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Kota Bogor, Marse Hendra Saputra, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bina Keluarga Lansia (BKL).

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah dalam memperkuat kelompok usia rentan. Kami berharap lansia tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan tetap memiliki peran, setidaknya melalui doa dan dukungan moral bagi keluarganya,” tutur Marse.

Ia menambahkan, penerima bantuan adalah warga berusia 60 tahun ke atas tanpa persyaratan khusus lainnya. Ke depan, DPPKB berencana mendorong pembentukan komunitas lansia hingga tingkat RW.

Di lokasi yang sama, Lurah Mulyaharja, Muslim, menyampaikan bahwa penerima bantuan berasal dari RW 1 sampai RW 11. Setiap RW mengusulkan dua orang lansia dengan kondisi ekonomi kurang mampu.

“Mayoritas penerima merupakan lansia dengan keterbatasan ekonomi, bahkan ada yang hidup sendiri. Bantuan ini cukup membantu meringankan beban mereka,” kata Muslim.

Selain itu, pihak kelurahan juga mendapati tiga lansia dengan kepesertaan BPJS Kesehatan yang tidak aktif. Ketiganya akan diusulkan untuk masuk dalam program Universal Health Coverage (UHC) melalui koordinasi dengan Puskesmas setempat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *