google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Wali Kota Bogor Tekankan Penataan Wilayah dan Akses Baru di Musrenbang Kecamatan Bogor Barat

BERITA1BOGOR.com – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bogor Barat yang digelar di Aula Kecamatan Bogor Barat, Senin (19/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menekankan pentingnya mengoptimalkan potensi wilayah Bogor Barat yang diibaratkan sebagai “intan” dan membutuhkan sentuhan program pembangunan yang tepat dan terarah.

Dedie A. Rachim menyoroti perlunya penataan ulang di sejumlah titik strategis yang selama ini menjadi perhatian masyarakat.

Ia menginstruksikan jajaran Pemerintah Kecamatan Bogor Barat untuk mulai melakukan langkah-langkah penertiban, khususnya di sepanjang Jalan Dr. Semeru hingga Jalan Brigjen Saptaji.

Selain penertiban, fokus pembangunan infrastruktur juga diarahkan pada penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk jalur tembus dari Bubulak menuju Cifor, Situ Gede, hingga menembus kawasan Cangkurawok dan Dramaga.

“Merujuk pada persiapan selesainya program waste to energy di Galuga, kita memang membutuhkan akses baru menuju wilayah Dramaga agar tidak membebani volume lalu lintas pada ruas jalan yang sudah ada saat ini,” ujar Dedie A. Rachim kepada wartawan.

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga menginstruksikan para lurah untuk melakukan pendataan ulang yang lebih spesifik melalui field data.

Pendataan ini diharapkan mampu menangkap permasalahan riil di lapangan, seperti jumlah anak penyandang disabilitas hingga kebutuhan guru pendamping di masing-masing kelurahan.

“Lurah harus mampu menyusun field data yang baru, sehingga kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran, dengan data yang valid dan up to date,” tegasnya.

Senada dengan Wali Kota, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Rifky Alaydrus, mengonfirmasi adanya tugas khusus bagi camat untuk membenahi keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di sepanjang Jalan Dr. Semeru serta jalur Abdullah bin Nuh, mulai dari kawasan Lotte hingga Bubulak.

Ia juga menyampaikan kelanjutan sejumlah proyek pembangunan strategis, seperti GOR dan Taman Yasmin Sektor 6.

Menatap tahun anggaran 2027, DPRD Kota Bogor berencana menginisiasi konsep “Pokir Kolaborasi” yang melibatkan 11 anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapil) Bogor Barat.

“Kami mencoba mengolaborasikan pokok-pokok pikiran dari 11 anggota DPRD agar hasil pembangunan lebih monumental dan tidak bersifat parsial. Mudah-mudahan ini bisa menjadi legacy dalam kepemimpinan periode saat ini,” ungkap Rifky.

Sementara itu, Camat Bogor Barat, Dudi Fitri Susandi, berharap pelaksanaan Musrenbang Kecamatan Bogor Barat tahun ini dapat berjalan sesuai perencanaan dan menghasilkan program pembangunan yang tepat sasaran.

“Saya berharap seluruh rencana yang dibahas dapat terealisasi dengan baik sehingga pembangunan benar-benar menjadi solusi atas permasalahan di wilayah. Kami siap mengikuti instruksi dan arahan Wali Kota Bogor,” pungkasnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *