google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

DPC PKB Kota Bogor Gelar Muscab, Tujuh Nama Bakal Calon Ketua Muncul

BERITA1BOGOR.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Bogor menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Salak, Sabtu, 4 April 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah organisasi sekaligus menjaring bakal calon Ketua DPC PKB Kota Bogor untuk periode 2026–2031.

Salah satu kader PKB Kota Bogor, Hj. Lusiana Nurissiyadah, menjelaskan bahwa Muscab tidak hanya membahas program kerja lima tahun ke depan, tetapi juga menjadi forum penjaringan calon pimpinan partai di tingkat kota.

“Dalam Muscab ini dipaparkan rencana kerja untuk kepengurusan 2026–2031, sekaligus dilakukan proses penjaringan bakal calon Ketua DPC,” ujarnya kepada wartawan, Minggu 5 April 2026.

Dalam forum tersebut, terdapat tiga nama yang direkomendasikan oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk diajukan kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) guna mendapatkan persetujuan. Ketiga nama tersebut adalah Dewi Fatimah (petahana Ketua DPC), Hj. Lusiana Nurissiyadah, dan H. Edi Kholki Zaelani.

Selain itu, peserta Muscab juga diberikan ruang untuk mengusulkan nama tambahan. Dari hasil forum, muncul empat nama lain yang diusulkan, yakni Jatirin, Drh. Trikiswo Jumino, Suhendar, dan Ahmad Ishak.

“Total terdapat tujuh bakal calon Ketua DPC PKB Kota Bogor yang telah disepakati dalam pleno, terdiri dari tiga nama rekomendasi DPW dan empat nama usulan peserta Muscab,” jelasnya.

Lebih lanjut, Lusiana menegaskan bahwa seluruh nama tersebut masih berstatus bakal calon dan belum ada keputusan final terkait siapa yang akan memimpin DPC PKB Kota Bogor ke depan.

Seluruh kandidat akan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK) atau uji kompetensi yang diselenggarakan oleh DPW dan DPP PKB. Proses ini akan menjadi penentu akhir sebelum ditetapkan Ketua DPC terpilih.

“Setelah ini akan ada uji kompetensi. Dari situ nanti diputuskan siapa yang akan menjadi pimpinan DPC PKB Kota Bogor periode 2026–2031,” katanya.

Ia menambahkan, proses UKK dijadwalkan berlangsung secara serentak di Jawa Barat, dimulai pada April dan diperkirakan rampung pada Juni 2026. Hasil akhir ditargetkan sudah diumumkan sebelum masa kepengurusan saat ini berakhir pada 23 Juli 2026.

“Keputusan harus sudah ada sebelum 23 Juli, karena masa jabatan kepengurusan saat ini akan berakhir,” ujarnya.

Dalam Muscab tersebut juga terlihat tingginya antusiasme kader untuk masuk dalam struktur kepengurusan. Tercatat sekitar 20 nama mendaftar sebagai calon Dewan Syuro dan 38 nama untuk posisi pengurus Dewan Tanfidz.

Pada akhirnya, seluruh kader PKB akan menunggu dan mengikuti keputusan DPP terkait penetapan Ketua DPC PKB Kota Bogor terpilih dari tujuh bakal calon yang ada.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *