google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Buktikan Sesuai Aturan, Botani dan Santika Ajak Media Kunjungan Lapangan

BERITA1BOGOR.COM – Menanggapi isu terkait pengelolaan limbah yang belakangan mencuat, manajemen Mal Botani Square dan Hotel Santika Bogor menggelar kunjungan lapangan bersama awak media pada Senin, 4 Mei 2026.

Langkah itu untuk membuktikan bahwa sistem pengolahan limbah di Botani Square dan Hotel Santika telah berjalan sesuai dengan prosedur dan aturan yang ditetapkan pemerintah.

Dalam kunjungan tersebut, Juru Bicara Manajemen Hotel Santika Bogor dan Mal Botani Square, Harlan Bestari Bengardi, menegaskan komitmen perusahaan terhadap kelestarian lingkungan.

Didampingi General Manager Hotel Santika Bogor, Denny Wiryadhana dan Mal Botani Square, Lanny Kuputri, Harlan mengajak awak media melihat langsung proses treatment limbah di area site.

“Hari ini adalah kunjungan kita bersama-sama melihat langsung ke site untuk membuktikan. Kami sudah berkoordinasi dengan Pemkot Bogor dan jajaran manajemen bahwa operasional kami telah sesuai dengan aturan main,” ujar Harlan.

Meski mengklaim sudah sesuai prosedur, Harlan tidak menampik adanya ruang untuk perbaikan, terutama dalam aspek komunikasi dan sosialisasi kepada warga sekitar.

Ia mengakui bahwa keluhan yang muncul kemungkinan disebabkan oleh edukasi yang belum menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami sepakat antara manajemen Botani, Santika, dan teman-teman Pemkot untuk segera melakukan sosialisasi serupa kepada masyarakat sekitar dalam waktu dekat. Tujuannya agar warga lebih teredukasi mengenai cara treatment limbah yang kami lakukan,” tambahnya.

Terkait hubungan dengan warga, Harlan menjelaskan bahwa selama ini perusahaan telah menjalankan berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR), mulai dari pengobatan gratis bulanan, donor darah, hingga santunan anak yatim dan kurban setiap tahunnya.

Namun, ia menyadari dinamika penduduk yang terus berubah memerlukan pendekatan yang lebih intensif.

“Mungkin ada penduduk baru yang belum tersosialisasi, dan itu adalah fenomena yang kami tindak lanjuti. Ke depan, kami akan lebih intensif lagi berkoordinasi dengan Pak Lurah dan pihak terkait,” jelasnya.

Mengenai teknis pengolahan, manajemen menegaskan bahwa limbah dikelola secara mandiri melalui sistem yang terintegrasi.

Untuk limbah tertentu yang mengharuskan penanganan khusus, pihak manajemen bekerja sama dengan pihak ketiga yang dipilih melalui proses tender transparan sesuai regulasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Harlan menekankan bahwa baik Mal Botani Square maupun Hotel Santika berada di bawah naungan manajemen profesional yang memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat.

“Santika memiliki puluhan hotel di seluruh Indonesia, begitu juga dengan manajemen gedung kami. Kami tidak bekerja secara reaktif, tapi preventif. Jika kapasitas sudah mencapai 70 persen, persiapan pengembangan sistem sudah kami lakukan jauh-jauh hari,” tegasnya.

Sementara, Camat Bogor Tengah, Dheri Wiriadirama, yang turut hadir dalam peninjauan tersebut, memberikan dukungannya terhadap upaya perbaikan komunikasi antara pelaku usaha dan warga.

“Intinya ke depan kita perbaiki lagi komunikasi antara pihak Botani dengan wilayah, terutama terkait aduan-aduan yang sekiranya dirasakan oleh masyarakat. Itu yang utama,” pungkas Dheri.

​(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *