google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Komisi V DPRD Jabar Kawal Ketat Pelaksanaan Program Sekolah Maung di Kota Bogor

BERITA1BOGOR.COM – Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat memastikan akan mengawal secara ketat proses peluncuran hingga pelaksanaan program Sekolah Maung di wilayah Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor, guna memastikan kesiapan kurikulum dan teknis penyelenggaraan program berjalan optimal.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Fetty Anggraenidini, menanggapi rencana pembukaan pendaftaran program Sekolah Maung di SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 3 Kota Bogor yang dijadwalkan berlangsung pada 25–29 Mei 2026.

Menurut Fetty, pengawasan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari proses pematangan kurikulum hingga mekanisme penerimaan peserta didik baru.

“Komisi V terus melakukan pengawasan, terutama terkait kesiapan kurikulum yang akan diterapkan di Sekolah Maung, termasuk alur pendaftaran dan persyaratan yang harus dipenuhi peserta didik,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Ia menegaskan, pengawasan tersebut penting dilakukan agar implementasi program tidak terkesan terburu-buru dan tetap mengedepankan kualitas pendidikan.

“Kita harus memastikan kurikulum Sekolah Maung benar-benar matang dan tidak prematur. Karena itu, pengawasan harus terus dilakukan, baik di tingkat Dinas Pendidikan maupun sekolah-sekolah di Jawa Barat, khususnya di Kota Bogor,” tegasnya.

Fetty berharap seluruh tahapan pelaksanaan program dapat berjalan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah dirancang bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Provinsi Jawa Barat.

“Kami berharap prosesnya berjalan lancar, aman, dan sesuai harapan bersama, baik dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun DPRD. Program ini harus terus dikawal agar tidak berhenti di tengah jalan, bukan hanya pada tahap pendaftaran tetapi juga dalam pelaksanaannya,” katanya.

Program Sekolah Maung merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan dan pengembangan karakter peserta didik di berbagai daerah, termasuk Kota Bogor.

(Er)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *