google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

GPM DKPP, Stabilisasi Pasokan dan Pengendalian Inflasi di Kota Bogor

BERITA1BOGOR.COM – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Lapangan Sempur, Kota Bogor.

Berlangsung selama dua hari, 2–3 Juni 2026, kegiatan ini diadakan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan, menyukseskan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 serta menyambut Road to Karya Kreatif Jawa Barat 2026.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, saat membuka kegiatan GPM mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Bogor untuk membeli produk UMKM Kota Bogor agar pelaku usaha lokal dapat naik kelas.

Menurutnya, komoditas seperti beras, daging, dan buah-buahan yang dihasilkan UMKM Kota Bogor tidak kalah kualitasnya dengan daerah lain.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga memadati lokasi kegiatan karena GPM dinilai menjadi alternatif untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

“GPM hasil kolaborasi DKPP Kota Bogor dengan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat serta berbagai pihak terkait lainnya. Saya rasa ini bisa menjadi alternatif belanja yang membantu masyarakat di tengah kondisi harga sembako yang belum stabil. Semoga kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan juga di kecamatan atau kelurahan lainnya,” kata Jenal Mutaqin, Selasa (2/6/2026).

Sekretaris DKPP Kota Bogor, Wina, mengatakan bahwa GPM merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam menyediakan pangan berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat, sekaligus membantu stabilisasi pasokan dan pengendalian inflasi di Kota Bogor.

Deputi Direktur Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Siti Muaropah, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan GPM sebagai salah satu rangkaian kegiatan HJB ke-544.

“Terkait GPM, Bank Indonesia Jawa Barat saat ini sedang menginisiasi pilot project GPM digital bekerja sama dengan berbagai pihak. Harapannya, distribusi pangan dapat berjalan lebih lancar tanpa adanya tambahan biaya angkut,” ujar Siti.

Selain itu, dalam kegiatan ini turut dilakukan penyerahan bantuan ikan nila gratis bagi 30 keluarga berisiko stunting di Kelurahan Sempur.

Ikan nila yang dibagikan merupakan hasil produksi bioflok Kawasan Agroeduwisata DKPP Kota Bogor. (*)

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *