google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tirta Pakuan Perkuat Pemantauan Kualitas Air Baku di Tengah Sebaran Abu Vulkanik

BERITA1BOGOR.COM – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memperkuat pemantauan terhadap kondisi sumber air baku menyusul laporan sebaran abu vulkanik dari aktivitas Anak Krakatau yang terbawa hingga sejumlah wilayah, termasuk Kota Bogor.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gusniawan, mengatakan abu vulkanik yang terbawa air hujan berpotensi masuk ke badan air dan meningkatkan jumlah partikel di dalamnya. Kondisi tersebut dapat memengaruhi tingkat kekeruhan maupun karakteristik air baku.

Karena itu, pemantauan kondisi dan kualitas sumber air menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengolahan air tetap berjalan dengan baik sebelum air didistribusikan kepada pelanggan.

“Jika terjadi perubahan kondisi pada sumber air, pemantauan kualitas menjadi bagian penting untuk memastikan proses pengolahan tetap berjalan dengan baik,” ujar Rino, Rabu (9/9/2026).

Rino menjelaskan, air yang berasal dari sumber air baku tidak langsung dialirkan kepada pelanggan. Air terlebih dahulu melalui sejumlah tahapan pengolahan dan pemantauan kualitas untuk memastikan air yang didistribusikan memenuhi standar yang berlaku.

Menurutnya, keberadaan abu vulkanik di lingkungan tidak serta-merta berarti air yang diterima pelanggan terkontaminasi. Proses pengolahan dan pengawasan kualitas dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga mutu air sebelum didistribusikan.

Di sisi lain, Rino mengimbau masyarakat, khususnya pelanggan Perumda Tirta Pakuan, untuk turut menjaga kualitas air di tingkat rumah tangga dengan memastikan tempat penampungan air selalu dalam kondisi tertutup dan bersih.

“Untuk pelanggan, pastikan tempat penampungan air di rumah selalu tertutup dan bersih. Jika terjadi hujan abu, hindari menampung air hujan secara langsung untuk dikonsumsi,” ujarnya.

Rino menegaskan bahwa abu vulkanik dapat memengaruhi kondisi sumber air, sehingga pemantauan tetap diperlukan. Namun, air yang sampai kepada pelanggan telah melalui proses pengolahan dan pemantauan kualitas.

“Abu vulkanik? Jangan panik! Kenali prosesnya dan jaga kualitas airnya!” pungkas Rino.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *