google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Investasi Rp10 Miliar, APCO Group dan Entech Global Kembangkan Teknologi Anti-Rayap di Indonesia

BERITA1BOGOR.COM – APCO Group, melalui anak perusahaannya, Asa Jaya Mandiri (AJM), resmi mengumumkan keberhasilannya memperoleh hak distribusi eksklusif untuk TermiPore, inovasi sistem pipa anti-rayap asal India, di pasar Indonesia.

Kesepakatan strategis tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama Joint Venture (JV) antara APCO Group dan perusahaan asal Singapura, Entech Global Solution. Kerja sama ini mencatatkan nilai investasi sebesar Rp10 miliar.

Langkah strategis yang dilakukan entitas bisnis asal Bogor tersebut juga melibatkan LEADS Environmental Health, perusahaan di bidang sains lingkungan asal Filipina. Kolaborasi lintas negara ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan pendekatan baru dalam pengendalian hama perkotaan (urban pest control) serta perlindungan bangunan di Indonesia.

Penandatanganan kesepakatan tersebut turut disaksikan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang memberikan apresiasi terhadap kiprah pengusaha daerah dalam memperluas jaringan bisnis hingga ke tingkat global.

“Keberhasilan entitas bisnis asal Bogor dalam menembus rantai pasok global dan memikat investor luar negeri membuktikan bahwa potensi pengusaha daerah tidak dapat dipandang sebelah mata. Pemerintah Kota Bogor berkomitmen penuh mendukung pertumbuhan ekosistem bisnis lokal agar mampu bersaing di kancah internasional,” ujar Dedie A. Rachim.

Kehadiran TermiPore di Indonesia diarahkan untuk memperkenalkan pendekatan preventif dalam perlindungan bangunan dari ancaman rayap, khususnya sejak tahap pra-konstruksi.

TermiPore menggunakan pipa elastomer khusus dengan struktur menyerupai sarang lebah (honeycomb) yang dipasang di bawah lantai bangunan sebelum proses pengecoran.

Sistem tersebut dirancang untuk memungkinkan cairan termitisida didistribusikan secara merata dan terarah ke area fondasi bangunan. Dengan pemasangan sejak tahap awal konstruksi, perlindungan terhadap rayap dapat dipersiapkan sebelum bangunan digunakan.

Salah satu fitur yang ditawarkan TermiPore adalah kemudahan perawatan jangka panjang. Pemilik rumah maupun gedung komersial tidak perlu melakukan pengeboran pada keramik atau lantai interior ketika diperlukan pengisian ulang cairan anti-rayap.

Proses pengisian ulang (retreatment) dapat dilakukan melalui akses dari bagian luar bangunan. Pendekatan tersebut ditujukan untuk mempermudah pemeliharaan sekaligus menjaga estetika interior bangunan.

Pranav, inovator sekaligus pemilik TermiPore, mengatakan bahwa keputusan untuk berekspansi ke Indonesia didorong oleh potensi pasar yang besar serta kebutuhan untuk meningkatkan pemahaman industri mengenai sistem proteksi rayap sejak tahap pra-konstruksi.

“Pasar Indonesia sangat besar, namun masih berada dalam tahap edukasi terkait sistem proteksi pra-konstruksi yang benar. Bersama LEADS dan AJM, kami berkomitmen memberikan sistem perlindungan bangunan terbaik bagi para pelanggan di Indonesia,” jelas Pranav.

Dengan dukungan investasi dan teknologi dari mitra lintas negara, Asa Jaya Mandiri (AJM) optimistis kehadiran TermiPore dapat memberikan alternatif perlindungan jangka panjang bagi aset properti di Indonesia.

Teknologi tersebut ditujukan untuk diterapkan pada berbagai jenis properti, baik sektor residensial maupun komersial, sekaligus mendorong meningkatnya perhatian terhadap sistem pengendalian rayap yang dirancang sejak tahap awal pembangunan.

Kerja sama antara APCO Group, Entech Global Solution, LEADS Environmental Health, dan Asa Jaya Mandiri ini sekaligus menjadi bagian dari ekspansi bisnis lintas negara serta upaya memperkuat ekosistem industri urban pest control di Indonesia.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *