BERITA1BOGOR.COM – Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor memprioritaskan penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan penataan kawasan usaha dalam program pembangunannya.
Pemetaan potensi dan persoalan wilayah sudah dilakukan pihak kelurahan. Langkah itu diambil mengingat Kedung Badak merupakan kawasan perkotaan padat dengan penduduk lebih dari 30 ribu jiwa.
Lurah Kedung Badak, Ahnim Sutangyat, menyebut banjir musiman di RT 04 RW 09 jadi perhatian serius. Wilayah itu merupakan jalur menuju sekolah dan Puskesmas Kedung Badak.
“Kami sudah lakukan normalisasi saluran air bersama BBWS dan Kementerian PU. Drainase baru dan dinding penahan tanah juga disiapkan untuk mengurangi risiko genangan dan longsor,” kata Ahnim.
Selain banjir, kelurahan juga akan memekarkan satu RT di RW 10 untuk mempermudah pelayanan. Pengelolaan sampah diperkuat lewat edukasi pemilahan dan pengangkutan rutin bersama DLH.
Di kawasan Jalan Sholeh Iskandar yang tumbuh pesat, kelurahan meningkatkan pengawasan perizinan usaha agar iklim investasi tetap tertib dan kondusif.
Sementara, Camat Tanah Sareal, Rokib, menyebut setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda.
“Kedung Badak sekitar 70-80 persen didominasi kawasan perkotaan. Ke depan kita ingin peninjauan lebih banyak di lapangan, seperti di Posyandu atau KWT, agar lebih menyerap aspirasi warga,” ujar Rokib.
(Erk)





