google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

BERITA1BOGOR.COM — Anggota DPRD Kota Bogor, Mulyani, S.Hum., mendukung upaya peningkatan kesadaran kesehatan perempuan melalui kegiatan skrining kanker serviks gratis dengan metode HPV DNA Co-Testing dan pemeriksaan IVA di Kelurahan Pasir Kuda, Kota Bogor, Sabtu (10/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Mulyani turut membuka seremoni sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan PERDA-DIS (Perempuan Sadar Diri untuk Sehat).

Kegiatan ini melibatkan PKK Kelurahan Pasir Kuda, Puskesmas Pancasan, dan Pemerintah Kelurahan Pasir Kuda.

Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan pentingnya menjaga kesehatan serta melakukan pemeriksaan secara berkala sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Mulyani mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi dan pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat secara langsung merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini penyakit, khususnya kanker serviks.

“Saya mengapresiasi kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat ini. Ini merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan perempuan. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses informasi dan pelayanan kesehatan,” ujar Mulyani.

Ia juga mengajak masyarakat, khususnya perempuan yang memenuhi kriteria pemeriksaan, untuk memanfaatkan layanan skrining yang tersedia.

Menurutnya, kepedulian terhadap kesehatan harus dimulai dari diri sendiri, salah satunya dengan tidak mengabaikan pemeriksaan yang dianjurkan oleh tenaga kesehatan.

“Jangan menunggu sampai muncul keluhan baru kita peduli terhadap kesehatan. Kalau ada kesempatan untuk melakukan pemeriksaan, mari kita manfaatkan dengan baik sesuai anjuran tenaga kesehatan. Dengan mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita bisa segera berkonsultasi dan menentukan langkah penanganan yang tepat,” ungkapnya.

Sebagai bentuk perhatian dan apresiasi kepada warga yang mengikuti pemeriksaan, Mulyani juga memberikan minyak goreng masing-masing sebanyak satu liter kepada peserta yang telah menjalani skrining. Pemberian tersebut merupakan bentuk dukungan sederhana sekaligus penyemangat agar masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga.

Mulyani menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga yang sehat dan masyarakat yang kuat. Selain menjadi pilar keluarga, perempuan juga berkontribusi besar dalam membentuk generasi penerus dan menentukan masa depan bangsa.

“Perempuan adalah pilar keluarga sekaligus bagian penting dari kekuatan bangsa. Karena itu, perempuan perlu sehat, kuat, dan berdaya agar dapat menjalankan berbagai perannya dengan baik. Jangan sampai kita terlalu sibuk mengurus keluarga dan orang lain, tetapi justru melupakan kesehatan diri sendiri,” tuturnya.

Ia berharap kegiatan skrining kanker serviks ini dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan masyarakat yang lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya. Menurutnya, menjaga kesehatan diri bukanlah bentuk keegoisan, melainkan bagian dari upaya melindungi keluarga dan mempersiapkan masa depan generasi berikutnya.

“Perempuan yang peduli terhadap kesehatannya sedang berikhtiar menjaga dirinya, keluarganya, dan masa depan generasi berikutnya. Ketika kita mengetahui kondisi kesehatan lebih awal, kita memiliki kesempatan untuk berkonsultasi dengan tenaga medis dan mengambil langkah yang diperlukan. Mari kita saling mengingatkan dan mendukung agar semakin banyak perempuan yang peduli terhadap kesehatannya,” tambah Mulyani.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader PKK, kader Posyandu, dan masyarakat dalam memperluas edukasi kesehatan. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat mempermudah akses informasi sekaligus mendorong semakin banyak warga untuk memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan yang tersedia.

“Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi wilayah lainnya. Ketika pemerintah, tenaga kesehatan, kader, dan masyarakat bergerak bersama, upaya menjaga kesehatan akan semakin kuat. Mari kita jadikan kepedulian terhadap kesehatan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya deteksi dini kanker serviks semakin meningkat. Dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat, menjadi faktor penting dalam memperluas akses edukasi dan pelayanan kesehatan.

Dengan demikian, semakin banyak perempuan diharapkan terdorong untuk melakukan pemeriksaan sesuai anjuran medis, berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, serta mengambil langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidupnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *