google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Warga RW 07 Keluhkan Sulitnya Buang Sampah, Wishnu Dorong Solusi TPS

BERITA1BOGOR.com – Persoalan sampah menjadi keluhan utama warga RW 07, Kampung Sari Gading, Kelurahan Rangga Mekar, Kecamatan Bogor Selatan, saat Anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Wishnu Ardiansyah, menggelar kegiatan reses tahun 2026, Minggu 8 Februari 2026.

Kegiatan reses yang dilaksanakan di salah satu rumah warga tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait belum tersedianya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di wilayah RW 07. Akibatnya, warga kerap kesulitan membuang sampah rumah tangga sehari-hari.

Wishnu mengatakan, persoalan sampah memang menjadi salah satu isu paling banyak disampaikan warga dalam kegiatan reses kali ini, selain masalah kesehatan dan pendidikan.

“Untuk wilayah RW 07, aspirasi warga cukup beragam, namun yang paling dominan adalah persoalan sampah. Sampai saat ini warga belum memiliki TPS, sehingga pengelolaan sampah menjadi kendala,” ujarnya.

Menurut Wishnu, kondisi tersebut perlu segera dicarikan solusi agar tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan masyarakat.

Ia pun berkomitmen untuk mendorong koordinasi lintas sektor guna menangani permasalahan tersebut.

“Ke depan kami akan berkoordinasi dengan lurah, camat, serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor untuk mencari solusi terbaik terkait penanganan sampah di RW 07,” jelasnya.

Wishnu menambahkan, pembangunan TPS memungkinkan untuk diajukan sepanjang memenuhi syarat dan mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar.

Namun, menurutnya, kajian lebih lanjut tetap diperlukan agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan persoalan baru.

“Untuk TPS nanti akan kita kaji bersama. Jika memang memungkinkan dan dibutuhkan warga, tentu akan kita dorong pengajuannya,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wishnu juga menyampaikan bahwa salah satu aspirasi warga RW 07 yang telah terealisasi tahun ini adalah pengaspalan jalan lingkungan. Program tersebut merupakan usulan masyarakat yang disampaikan pada reses tahun sebelumnya.

“Pengaspalan jalan ini aspirasi lama warga dan alhamdulillah bisa terealisasi tahun ini,” pungkasnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *