google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Temu Kangen, Alumni KNPI Soroti Tantangan dan Peran Pemuda dalam Pembangunan Kota Bogor

BERITA1BOGOR.COM – Momentum buka puasa bersama yang digelar para mantan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kota Bogor periode 2021–2024 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi terhadap kondisi dan peran pemuda di Kota Bogor saat ini.

Kegiatan yang berlangsung di sebuah kafe di kawasan Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, itu dihadiri oleh sejumlah tokoh pemuda serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor. Pertemuan tersebut berlangsung hangat sekaligus diwarnai diskusi mengenai dinamika gerakan kepemudaan di Kota Hujan.

Ketua DPD KNPI Kota Bogor periode 2021–2024, Sapta Bela Alfarabi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sengaja digelar secara sederhana untuk menjaga hubungan baik antar alumni sekaligus memperkuat jejaring pemuda.

Menurutnya, kebersamaan para pemuda yang pernah aktif di organisasi tersebut menjadi modal penting untuk terus berkontribusi bagi Kota Bogor, meskipun tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan.

“Silaturahmi ini penting untuk menjaga kekompakan. Semangat kebersamaan pemuda harus tetap hidup agar bisa terus memberi kontribusi bagi pembangunan di Kota Bogor,” ujarnya, Jumat 13 Maret 2026.

Meski demikian, ia juga menyoroti kondisi gerakan organisasi kepemudaan yang dinilai perlu kembali digairahkan. Sapta menilai peran pemuda harus lebih terasa di tengah masyarakat melalui kegiatan yang berdampak nyata.

Menurutnya, pemuda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.

“Pergerakan pemuda harus kembali punya energi dan inovasi. Organisasi kepemudaan seharusnya bisa menghadirkan program yang menyentuh masyarakat secara langsung,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah daerah dapat membuka ruang yang lebih luas bagi partisipasi pemuda dalam berbagai program pembangunan kota.

Selain membahas dinamika organisasi pemuda, diskusi juga menyinggung sejumlah persoalan kota yang menjadi perhatian generasi muda, seperti kondisi infrastruktur jalan hingga pengawasan terhadap peredaran minuman keras yang dinilai berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor, Anas S. Rasmana, menilai komunikasi menjadi kunci utama dalam menjaga soliditas organisasi kepemudaan.

Ia menegaskan bahwa KNPI masih memiliki peran penting sebagai wadah berhimpunnya berbagai organisasi kepemudaan di Kota Bogor.

“Dialog dan silaturahmi harus terus dibangun. Ketika komunikasi berjalan baik, kolaborasi antara organisasi pemuda juga akan semakin kuat,” ujarnya.

Ia pun mengapresiasi para alumni KNPI yang masih menunjukkan kepedulian terhadap perkembangan kepemudaan di Kota Bogor. Menurutnya, pengalaman para alumni dapat menjadi modal penting dalam membina generasi muda yang lebih aktif, kreatif, dan berdaya saing.

“Banyak alumni yang tetap aktif dalam kegiatan positif. Ini menjadi bukti bahwa semangat kepemudaan di Kota Bogor masih terus terjaga,” katanya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *