google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

TPS 3R Mekar Mandiri Jadi Percontohan Pengolahan Sampah, Mekarwangi Andalkan Pemilahan dari Rumah

BERITA1BOGOR.COM – Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terus memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Mekar Mandiri. Fasilitas yang beroperasi sejak Agustus 2023 itu kini menjadi salah satu percontohan nasional dalam pengolahan sampah, terutama limbah plastik bernilai rendah.

TPS 3R Mekar Mandiri dibangun di atas lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi melalui kolaborasi Pemerintah Kota Bogor dan World Wide Fund for Nature (WWF). Kehadirannya menjadi bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sekaligus meningkatkan nilai ekonomi sampah melalui proses daur ulang.

Lurah Mekarwangi, Muhammad Nur, mengatakan keberhasilan pengelolaan sampah di TPS 3R tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sejak dari rumah.

“Inovasi utama TPS 3R ini terletak pada kemampuannya mengolah sampah plastik bernilai rendah yang selama ini sulit didaur ulang. Namun yang paling penting adalah sinergi. Kami terus mengedukasi masyarakat agar memilah sampah sejak dari rumah, sehingga sampah organik dan anorganik sudah terpisah sebelum masuk ke TPS 3R,” ujar Muhammad Nur, Kamis (23/7/2026).

Berdasarkan data kelurahan, timbulan sampah di Mekarwangi diperkirakan mencapai sekitar 31 ton per hari. Sementara itu, kapasitas pengangkutan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor baru mampu mengangkut sekitar 50 persen dari total sampah yang dihasilkan warga.

Kondisi tersebut mendorong Pemerintah Kelurahan Mekarwangi memperkuat kapasitas TPS 3R dan Bank Sampah sebagai solusi untuk mengurangi volume sampah yang harus dibuang ke TPA.

“Sekitar 50 persen sampah yang belum terangkut, terutama sampah organik dan residu plastik, menjadi tantangan yang kami selesaikan melalui penguatan TPS 3R dan Bank Sampah di tingkat masyarakat,” jelasnya.

Selain meningkatkan kapasitas pengolahan sampah, kawasan TPS 3R Mekar Mandiri juga ditata menjadi ruang yang lebih hijau dengan penanaman ratusan pohon peneduh untuk menjaga kualitas lingkungan di sekitarnya.

Ke depan, sistem pengelolaan sampah di Kelurahan Mekarwangi juga akan diperkuat dengan rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Kayumanis. Menurut Muhammad Nur, keberadaan PSEL akan melengkapi pengelolaan sampah yang telah berjalan melalui TPS 3R.

“Kami optimistis PSEL Kayumanis akan menjadi solusi jangka panjang karena mampu mengolah sampah menjadi energi listrik dengan teknologi yang ramah lingkungan dan meminimalkan risiko emisi,” pungkasnya.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *