google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Festival Merah Putih 2026, Perkuat Semangat Kebangsaan

BERITA1BOGOR.COM – Festival Merah Putih (FMP) 2026 kembali hadir untuk ke-11 kalinya sebagai momentum memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, keberagaman, dan gotong royong masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selama satu bulan penuh, Festival Merah Putih akan menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, pelajar, komunitas, pelaku usaha, hingga tokoh lintas agama. Berbagai agenda tersebut diharapkan menjadikan Kota Bogor semakin semarak dengan nuansa merah putih sekaligus memperkuat rasa cinta tanah air.

Ketua Umum Festival Merah Putih 2026, Syahril M. Said, mengatakan Festival Merah Putih telah berkembang menjadi agenda tahunan yang tidak hanya merayakan kemerdekaan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan masyarakat Kota Bogor.

“Festival Merah Putih telah memasuki tahun ke-11. Ini adalah simbol kebersamaan, keberagaman, dan gotong royong masyarakat dalam menyambut kemerdekaan Republik Indonesia,” ujar Syahril.

Rangkaian kegiatan akan diawali melalui program Merah Putihkan Kota Bogor pada 28–31 Juli 2026 dengan pemasangan dekorasi merah putih di kawasan Lawang Salapan serta umbul-umbul di seluruh jalan protokol Kota Bogor.

Panitia juga berharap proses rehabilitasi Lawang Salapan dapat segera selesai sehingga ikon Kota Bogor tersebut tampil semakin representatif selama peringatan Hari Kemerdekaan.

Festival Merah Putih 2026 turut menghadirkan program Generasi Emas Merah Putih sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda. Pembukaan resmi festival dijadwalkan berlangsung di Makorem 061/Suryakancana.

Berbagai kegiatan sosial dan edukatif juga akan mewarnai penyelenggaraan festival, di antaranya aksi donor darah bersama Himpunan Alumni Kesatuan, pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih setiap sore di Tugu Kujang, bakti sosial, kunjungan ke Yayasan Awam Bina Amal Sejati (ABAS), hingga program Sedekah Tanaman Alpukat.

Program Sedekah Tanaman Alpukat menjadi salah satu inovasi Festival Merah Putih yang menggabungkan semangat kepedulian lingkungan dan pemberdayaan rumah ibadah.

“Masyarakat yang ingin mewakafkan pohon alpukat kepada rumah ibadah dapat menghubungi panitia Festival Merah Putih. Program ini diharapkan memberi manfaat ekonomi sekaligus mendukung penghijauan,” kata Syahril.

Salah satu agenda utama yang diperkirakan akan menyedot perhatian masyarakat adalah Kirab Merah Putih pada 9 Agustus 2026. Ribuan peserta akan berjalan dari Tugu Kujang menuju Jalan Otto Iskandardinata (Otista) sambil membawa Bendera Merah Putih sepanjang sekitar 100 meter sebagai simbol persatuan bangsa.

Selain itu, Festival Merah Putih juga menghadirkan Padel Merah Putih Championship (15 Agustus), doa bersama lintas agama (17 Agustus), Wisata Kebangsaan ke Museum Balai Kirti (18–21 Agustus), Festival Kopi Legendaris Kota Bogor di Lapangan Sempur (21–23 Agustus), Wisata Perjuangan ke Museum PETA (24–27 Agustus), serta Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) Merah Putih bagi pelajar tingkat SMP.

Seluruh rangkaian Festival Merah Putih 2026 akan ditutup melalui Closing Ceremony di Lapangan Atang Senjaya pada 30 Agustus 2026.

Panitia menargetkan lebih dari 3.000 peserta mengikuti Kirab Merah Putih tahun ini. Festival Merah Putih diharapkan terus menjadi ruang kolaborasi masyarakat dalam memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, dan kecintaan terhadap Indonesia melalui berbagai kegiatan yang inklusif dan bermanfaat.

(Erk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *