google.com, pub-5346884408791712, DIRECT, f08c47fec0942fa0

Tampung 2.000 Siswa, Sekolah Rakyat Rancamaya Mulai Dimatangkan

BERITA1BOGOR.COMWali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau sekaligus mengevaluasi lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu (23/9/2026).

Dari total luas lahan sekitar 5 hektare, saat ini 2,5 hektare di antaranya tengah dalam proses land clearing.

Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, terdapat sejumlah bidang lahan yang berada di area berkontur dan cukup terjal sehingga diperlukan sejumlah penyesuaian dalam perencanaan kawasan.

Dedie Rachim mengusulkan agar lahan yang berada di bagian atas area land clearing turut menjadi bagian dari kawasan Sekolah Rakyat. Sementara itu, lahan di bagian bawah dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana Sekolah Rakyat.

“Ada beberapa potensi aset kita yang bisa nanti dimanfaatkan langsung oleh Sekolah Rakyat. Kenapa saya memprioritaskan? Karena yang akan sekolah di sini jenjang SMP dan SMA kurang lebih sampai dengan 2.000 siswa, yang notabene mereka adalah warga Kota Bogor dari keluarga prasejahtera,” ungkap Dedie Rachim.

Pembangunan Sekolah Rakyat tersebut nantinya akan dikerjasamakan antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Kementerian Sosial.

Sekolah tersebut direncanakan mengusung konsep boarding school, sehingga siswa tidak hanya mendapatkan pendidikan, tetapi juga lingkungan belajar dan fasilitas pendukung yang memadai.

Melalui konsep tersebut, anak-anak dari keluarga prasejahtera diharapkan memperoleh akses pendidikan yang baik dan lingkungan yang mendukung proses belajar, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

“Sekolahnya gratis, mendapatkan pendidikan dengan kualitas yang memadai, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang juga memadai. Tentu nantinya ke depan akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan keluarga-keluarga di Bogor yang selama ini mungkin masih prasejahtera, tidak memiliki akses terhadap pemberdayaan dan juga peningkatan mutu maupun hal lainnya,” ujar Dedie Rachim.

Dedie menegaskan, sebelum pembangunan dimulai, seluruh aspek perlu dipastikan secara menyeluruh, mulai dari kondisi area dan kesiapan lahan hingga fasilitas pendukung.

Hal tersebut penting agar kawasan Sekolah Rakyat nantinya dapat memberikan lingkungan belajar yang nyaman dan aman bagi para siswa, sekaligus mendukung tumbuh kembang mereka.

Kawasan tersebut sebelumnya merupakan Terminal Agribisnis yang telah ada sejak 2004, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Pemanfaatan kawasan tersebut sebagai lokasi Sekolah Rakyat menjadi salah satu prioritas Pemkot Bogor dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di wilayah Bogor Selatan.

Selain di Rancamaya, Pemkot Bogor juga telah menyiapkan lahan untuk pembangunan sekolah jenjang SMP dan SMA di wilayah Kertamaya.

Dedie Rachim meyakini, penguatan akses pendidikan akan membuka peluang lahirnya SDM unggul dari wilayah Bogor Selatan. Generasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari generasi emas yang turut menopang terwujudnya Indonesia yang maju dan sejahtera, dimulai dari Kota Bogor.

(Erk**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *