BERITA1BOGOR.COM – Persaingan menuju kursi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Wiraswasta Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Bogor periode 2026–2030 resmi mengerucut menjadi dua kandidat.
Ketua petahana Cecep Fajar akan kembali maju mempertahankan kepemimpinannya dan mendapat tantangan dari Karjito dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VII Hiswana Migas DPC Bogor yang akan digelar di IPB International Convention Center (IICC) Botani Square, Rabu (29/7/2026).
Kepastian dua kandidat tersebut diperoleh setelah Steering Committee (SC) Muscab VII Hiswana Migas DPC Bogor menyelesaikan proses verifikasi dan validasi dokumen pendaftaran bakal calon ketua.
Ketua SC Muscab VII Hiswana Migas DPC Bogor, Untung Kurniadi, mengatakan kedua kandidat telah memenuhi seluruh persyaratan sesuai Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi (PO) Hiswana Migas.
” Hasil verifikasi dan validasi menetapkan ada dua bakal calon yang berkasnya dinyatakan lengkap dan sah. Pertama Saudara Cecep Fajar yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPC periode 2022–2026 dan kedua Saudara Karjito,” ujar Untung, Senin (27/7/2026).
Menurut Untung, kedua kandidat selanjutnya akan dibawa ke forum Muscab untuk disahkan sebagai calon tetap sebelum proses pemilihan berlangsung.
Selain memilih ketua baru untuk periode empat tahun mendatang, Muscab VII Hiswana Migas Bogor juga memiliki sejumlah agenda penting lainnya.
Forum organisasi tersebut akan membahas laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022–2026 serta menyusun program kerja dan rekomendasi organisasi ke depan.
Dalam proses pemilihan, Hiswana Migas DPC Bogor mencatat terdapat 380 anggota yang memiliki hak suara. Namun, pelaksanaan Muscab tetap menerapkan aturan kuorum sebesar 50 persen plus satu dari peserta yang melakukan registrasi pada hari pelaksanaan.
“Registrasi peserta dibuka mulai pukul 07.30 sampai 09.00 WIB. Jika belum memenuhi kuorum, sidang akan ditunda selama satu jam. Setelah itu, jumlah anggota yang hadir akan dianggap sah memenuhi kuorum,” jelas Untung.
Anggota yang tidak dapat hadir secara langsung tetap dapat menggunakan hak suara melalui mekanisme mandat dengan membawa surat kuasa resmi serta bukti Kartu Tanda Anggota (KTA) pemberi kuasa.
Setelah pemilihan ketua baru, tahapan organisasi akan dilanjutkan dengan pembentukan tim formatur yang dipimpin langsung oleh ketua terpilih.
Tim formatur tersebut berjumlah tujuh orang yang terdiri dari unsur ketua terpilih, pengurus DPC demisioner, DPD, serta perwakilan anggota dari berbagai sektor usaha seperti SPBE, SPBU, Agen LPG PSO, dan LPG Non-PSO.
Tim tersebut bertugas menyusun struktur kepengurusan baru yang kemudian akan dilantik oleh Ketua DPD Hiswana Migas.
Sekretaris Jenderal DPC Hiswana Migas Bogor, Hj. Hakanna, berharap pelaksanaan Muscab VII dapat berjalan kondusif dan menjadi momentum memperkuat organisasi pengusaha migas di wilayah Bogor.
“Alhamdulillah tahapan verifikasi berjalan lancar. Kami berharap seluruh rangkaian acara mulai dari pembukaan, pemilihan ketua baru hingga pelantikan dapat berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi organisasi,” ujarnya.





