BERITA1BOGOR.COM – Turnamen sepak bola U-16 Fauzi Cup V Tahun 2026 resmi dibuka di Lapangan Taman Genteng, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Minggu (9/8/2026).
Memasuki tahun kelima penyelenggaraan, turnamen ini diarahkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebagai wadah pembinaan dan penjaringan talenta sepak bola usia muda di Bogor.
Sebanyak 20 tim dari Kota dan Kabupaten Bogor ambil bagian dalam Fauzi Cup V. Kompetisi tersebut diharapkan menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan kemampuan yang dapat menjadi modal untuk melangkah ke jenjang pembinaan berikutnya.
Ketua Pelaksana Fauzi Cup V, H. TB. Muhtar, mengatakan pembinaan atlet muda menjadi salah satu tujuan utama dari penyelenggaraan turnamen yang telah digelar secara berjenjang berdasarkan kelompok usia tersebut.
Baca Juga: Tim Terbaik di Turnamen Sepak Bola U-15 Fauzi Cup Berkesempatan Ikut Porprov
“Olahraga ini memang kita giatkan untuk para atlet Kota Bogor. Dari Kabupaten Bogor juga alhamdulillah ikut dalam turnamen ini. Tahun ini ada 20 peserta, sama seperti tahun kemarin,” ujar Muhtar.
Menurut Muhtar, Fauzi Cup sebelumnya telah diselenggarakan mulai dari kelompok usia U-12, U-13, U-14, U-15 hingga kini U-16. Konsistensi tersebut diharapkan dapat membangun jalur pembinaan yang berkelanjutan bagi pemain muda sejak usia dini.
“Piala ini mudah-mudahan terus berjalan. Kita mulai dari U-12, kemudian U-13, U-14, U-15 sampai U-16. Mudah-mudahan nanti Fauzi Cup bisa terus digelar dan berkembang sampai tingkat dewasa,” katanya.
Baca Juga: Targetkan 100 Emas di PORPROV XV Jabar 2026, Pemkot Bogor Siapkan Bonus Rp100 Juta per Atlet
Muhtar berharap kompetisi tersebut dapat melahirkan pemain-pemain muda potensial yang mampu melanjutkan karier ke level yang lebih tinggi. Bahkan, ia memiliki harapan agar suatu saat terdapat pemain jebolan Fauzi Cup yang mampu memperkuat Tim Nasional Indonesia.
“Harapan kita tentu ada kemajuan untuk anak-anak kita. Saya juga punya anak yang hobinya sepak bola. Mudah-mudahan semakin maju. Kalau bisa, nanti ada anak-anak dari Fauzi Cup ini yang masuk Timnas Indonesia. Amin, itu harapan kita,” tuturnya.
Fauzi Cup V 2026 sendiri sempat mengalami penundaan karena bertepatan dengan sejumlah agenda sepak bola nasional dan internasional. Namun, turnamen akhirnya dapat digelar dan dijadwalkan berlangsung hingga 13 September 2026.
Selain kompetisi, penyelenggaraan Fauzi Cup juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus memberikan hiburan bagi warga Bogor Selatan.
Sementara itu, Camat Bogor Selatan Harry Cahyadi mengapresiasi konsistensi Fauzi Cup yang telah memasuki tahun kelima. Menurutnya, keberlanjutan turnamen tersebut menunjukkan adanya kepedulian masyarakat dan tokoh setempat terhadap pembinaan prestasi generasi muda, khususnya melalui olahraga.
“Kami dari pemerintahan mengucapkan terima kasih kepada Pak Haji Muhtar yang sudah hampir lima tahun konsisten. Bukan hanya Fauzi Cup, tetapi juga ada Genteng Cup. Ini salah satu bentuk kepedulian tokoh kita dalam rangka mendukung prestasi anak-anak,” ujar Harry.
Harry menilai Fauzi Cup memiliki potensi lebih besar jika diarahkan sebagai bagian dari proses penjaringan pemain muda berbakat. Ia menyebut turnamen tersebut dapat menjadi salah satu sumber untuk menemukan bibit pemain yang kemudian dibina di tingkat Kota Bogor.
“Ini kan sudah berjalan lima tahun. Salah satunya yang perlu kita dorong adalah bagaimana support untuk seleksi atau minimal penjaringan pemain sepak bola tingkat Kota Bogor yang dinaungi PSBI di bawah Dispora Kota Bogor,” ujarnya.
Karena itu, pemerintah kecamatan berencana berkoordinasi dengan panitia dan Pemerintah Kota Bogor untuk melihat peluang pembinaan serta penjaringan pemain potensial yang tampil dalam Fauzi Cup.
Menurut Harry, momentum penutupan turnamen nantinya juga dapat dimanfaatkan untuk memperkuat koordinasi antara panitia, pemerintah wilayah dan Pemerintah Kota Bogor terkait keberlanjutan pembinaan pemain muda.
Ia berharap Fauzi Cup tidak berhenti sebagai kompetisi tahunan, melainkan berkembang menjadi salah satu ekosistem pembinaan sepak bola usia muda di Bogor.
“Insyaallah mudah-mudahan ini bisa berjalan bukan hanya sampai tahun kelima, tetapi ke-6, ke-7 dan seterusnya,” katanya.
(Erk)





